Perbandingan Sentral Oksigen: Manifold Tabung vs Liquid Tank vs Generator Oksigen (Mana yang Paling Efisien?)

semi-auto
semi-auto
Tabel Pembahasan

Oleh: Senior Medical Gas Consultant NodeMedic

Kategori: Infrastruktur Medis | Waktu Baca: 8 Menit

Salah satu “kebocoran halus” terbesar dalam anggaran operasional Rumah Sakit seringkali bukan berasal dari obat-obatan, melainkan dari manajemen utilitas yang tidak efisien. Dalam hal ini: Biaya operasional gas medis.

Memilih sistem sentral gas medis yang tepat adalah keputusan strategis bernilai miliaran rupiah. Kesalahan dalam pemilihan sistem tidak hanya membebani cashflow bulanan RS, tetapi juga mempertaruhkan nyawa pasien saat terjadi kelangkaan pasokan (seperti saat pandemi).

Saat ini, Direktur Rumah Sakit dihadapkan pada tiga opsi utama: Tetap menggunakan Manifold Tabungkonvensional, beralih ke tangki Liquid Oxygen (VIE), atau berinvestasi pada mesin Oksigen Generator Rumah Sakit (PSA). Mana yang paling menguntungkan secara finansial dan paling aman secara medis? Mari kita bedah datanya.


Perbandingan Sentral Oksigen

1. Opsi Konvensional: Manifold Tabung (Cylinder System)

Ini adalah sistem paling dasar yang masih banyak digunakan oleh RS Tipe D, Klinik Utama, dan Puskesmas. Sistem ini menggabungkan beberapa tabung oksigen bertekanan tinggi (biasanya ukuran 6m³) menjadi satu jalur suplai.

Cara Kerja

Tabung disusun dalam dua sisi (bank): Sisi Kanan (Operasional) dan Sisi Kiri (Cadangan).

  • Manual: Teknisi harus memutar kran saat gas habis (berisiko human error).
  • Digital: Menggunakan Manifold Oksigen Digital dengan Automatic Changeover yang berpindah otomatis saat tekanan habis.

Analisis Plus-Minus

  • Kelebihan (Pros): Investasi awal (CAPEX) sangat murah. Infrastruktur sederhana, tidak butuh lahan luas.
  • Kekurangan (Cons):
    • Biaya Gas Termahal: Harga per m³ gas dalam tabung adalah yang paling mahal dibanding opsi lain.
    • Residu Terbuang: Tabung tidak pernah benar-benar kosong (sisa tekanan), RS membayar gas yang tidak terpakai sekitar 5-10%.
    • Logistik Berat: Risiko cedera kerja (HNP/Saraf Kejepit) bagi staf IPSRS yang harus mengangkat tabung 60kg setiap hari.

2. Opsi Kapasitas Besar: Liquid Oxygen (VGL / VIE Tank)

Bagi RS dengan konsumsi tinggi (di atas 500-1000 tabung/bulan), penggunaan tabung menjadi tidak logis. Solusinya adalah Oksigen Cair (Liquid) yang disimpan dalam tangki kriogenik (-183°C).

Cara Kerja

Satu liter oksigen cair setara dengan ±860 liter oksigen gas. Cairan ini dialirkan ke Evaporator untuk dipanaskan oleh suhu lingkungan hingga berubah menjadi gas, lalu didistribusikan ke pasien.

Analisis Plus-Minus

  • Kelebihan (Pros): Kapasitas penampungan sangat besar (masif) dan hemat tempat penyimpanan. Kelebihan liquid oxygen yang utama adalah kestabilan suplai untuk RS Tipe A.
  • Kekurangan (Cons):
    • Boil-Off Rate: Kelemahan fatal. Oksigen cair akan terus menguap jika tidak dipakai. Jika konsumsi RS sedang turun, gas akan terbuang percuma ke udara melalui safety valve.
    • Infrastruktur: Membutuhkan pondasi beton khusus dan akses jalan lebar untuk manuver truk trailer tangki.

CATATAN PENTING:

Secanggih apapun sumber gasnya (Liquid Tank atau Manifold), jika jaringan distribusi pipanya menggunakan material di bawah standar, maka gas akan terkontaminasi atau bocor.

[BACA JUGA: Spesifikasi Pipa Tembaga ASTM B819 & Bahaya Pipa AC]


3. Opsi Mandiri: Oksigen Generator Rumah Sakit (PSA Technology)

Teknologi PSA (Pressure Swing Adsorption) adalah solusi modern yang memungkinkan RS memproduksi oksigen sendiri (“Membeli Sapi”), bukan sekadar membeli gasnya (“Membeli Susu”).

Cara Kerja

Mesin ini menyedot udara bebas, menyaring debu/bakteri, lalu memisahkan molekul Nitrogen menggunakan Zeolite Molecular Sieve. Hasilnya adalah Oksigen medis dengan kemurnian 93% ±3% yang langsung dialirkan ke instalasi.

Analisis Plus-Minus

  • Kelebihan (Pros):
    • Biaya Termurah: Biaya produksi per m³ hanyalah biaya listrik. Penghematan bisa mencapai 50-70% dibanding beli tabung.
    • Kemandirian: Tidak tergantung jadwal kirim vendor. Bebas risiko kelangkaan nasional.
  • Kekurangan (Cons):
    • Investasi Awal Mahal: Harga satu unit mesin generator berkualitas memang tinggi (ratusan juta hingga miliaran). Hal ini sering membuat Manajemen RS mundur.

Namun, kendala biaya investasi ini sebenarnya sudah ada solusinya. Rumah Sakit tidak harus membeli mesin secara tunai.

SOLUSI INVESTASI:

Generator memang mahal investasinya, tapi ada solusi tanpa modal (KSO) di mana RS hanya membayar sesuai pemakaian.

[BACA JUGA: Solusi KSO Generator Oksigen: Hemat Biaya Tanpa Investasi]


Perbandingan Sentral Oksigen vs Generator Oksigen dan Tabung Liquid

Tabel Perbandingan “Head-to-Head”

Berikut adalah ringkasan teknis untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam rapat manajemen:

ParameterManifold TabungLiquid Oxygen (VIE)PSA Oxygen Generator
Investasi Awal (CAPEX)Rendah ($)Sedang ($$)Tinggi ($$$) – Kecuali KSO
Biaya Operasional (OPEX)Sangat MahalSedangSangat Murah
Kemandirian SuplaiRendah (Tergantung Vendor)Rendah (Tergantung Vendor)Tinggi (Mandiri)
Risiko KeamananBahaya Tekanan Tinggi (150 Bar)Bahaya Suhu Dingin & LedakanAman (Tekanan Rendah 4-6 Bar)
Efisiensi GasBoros (Sisa Residu)Boros (Boil-off / Penguapan)Efisien (On-Demand)

Analisis ROI (Return on Investment)

Mari kita ilustrasikan penghematan untuk RS Tipe C dengan konsumsi setara 500 tabung besar/bulan.

  1. Biaya Beli Tabung (Per Tahun):
    500 tabung x Rp 100.000 (est. harga refill+sewa) x 12 bulan = Rp 600.000.000,-
  2. Biaya Produksi Generator (Per Tahun):
    Listrik & Maintenance setara volume di atas = ± Rp 120.000.000,-

Potensi Penghematan: Rp 480.000.000,- per tahun.

Dalam 5 tahun, RS Anda bisa menghemat hampir 2,4 Miliar Rupiah. Dana ini bisa dialihkan untuk pengembangan fasilitas lain.


Kesimpulan & Rekomendasi Ahli

Berdasarkan pengalaman kami mengaudit puluhan RS di Indonesia, berikut rekomendasi kami:

  1. Pilih Manifold Tabung: Jika Anda adalah Klinik Utama atau RS Tipe D dengan konsumsi gas rendah dan fluktuatif.
  2. Pilih Liquid Oxygen: Jika Anda adalah RS Tipe A (Rujukan Nasional) dengan konsumsi sangat masif dan lahan parkir luas.
  3. Pilih Oksigen Generator: Jika Anda adalah RS Tipe C atau Tipe B yang ingin efisiensi biaya maksimal, atau RS di daerah kepulauan yang sulit akses logistik.

Apapun pilihan mesinnya, satu hal yang wajib dipenuhi: Standar instalasi gas medis harus sesuai regulasi agar lulus uji fungsi. Jangan sampai mesinnya canggih, tapi instalasinya tidak legal.

Pastikan Legalitas RS Anda Aman:

BACA JUGA: Panduan Sertifikat Laik Operasi (SLO) & Standar BPFK

Ingin menghitung simulasi penghematan spesifik untuk RS Anda?

Hubungi tim NodeMedic untuk audit kebutuhan gas medis dan perhitungan ROI Gratis.

Kontraktor Pipa Gas Medis & Bedhead Panel

Kami melayani pengadaan Bedhead Panel yang terintegrasi dengan outlet gas medis (O2, Vacuum, Air) dan Nurse Call. Klik kota Anda:

HUBUNGI KAMI UNTUK AUDIT SISTEM GAS MEDIS ➔

Telp : +62 81214880612
WA : 081214880612
Web : https://nodemedic.com

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Solusi continuous cooking dapur komersial: Penerapan automatic changeover regulator (ACO) untuk memindahkan aliran gas otomatis tanpa mematikan api kompor saat tabung habis.
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Oleh: Senior Kitchen Utility Specialist & Professional Chef Consultant NodeMedic Ada satu skenario...
Read More
Vitalitas Oksigen Medis Rumah Sakit: Infrastruktur Aman Cegah Risiko Ledakan
Tabung Oksigen
Vitalitas Oksigen Medis Rumah Sakit: Infrastruktur Aman Cegah Risiko Ledakan
Oleh: Senior Hospital Safety & Infrastructure Consultant – NodeMedic Pasca-pandemi COVID-19, kata...
Read More
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
tameng anti ledakan
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
Oleh: Senior Combustion Engineer & Fire Safety Specialist NodeMedic Tahukah Anda seberapa cepat...
Read More
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
standar instalasi gas medis
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
Oleh: Konsultan Akreditasi & Legal Nodemedic Kategori: Regulasi & Hukum Kesehatan | Updated:...
Read More
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Desain arsitektur gas house standar NFPA 58 dengan konstruksi ventilasi bawah louver, atap ringan rangka baja, dan lantai kerja anti-spark untuk penyimpanan tabung LPG aman.
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Oleh: Senior Civil Engineer & HSE Specialist NodeMedic Dalam dunia konstruksi utilitas, Gas House...
Read More
Tubing Gas Laboratorium: Mengapa Wajib Stainless Steel 316L (Bukan Tembaga)?
perbandingan tubin menggunakan stainles dan tembaga
Tubing Gas Laboratorium: Mengapa Wajib Stainless Steel 316L (Bukan Tembaga)?
Oleh: Senior Material Engineer NodeMedic Dalam proyek pembangunan laboratorium baru, seringkali terjadi...
Read More
Instalasi Gas Pada Fasilitas Cyclotron Produksi Radiofarmaka
PHOTO-2024-06-04-08-07-06
Instalasi Gas Pada Fasilitas Cyclotron Produksi Radiofarmaka
Taukah anda mengenai Instalasi Gas Fasilitas Cyclotron ? Pada artikel ini Nodemedic akan memberikan info...
Read More