Mengenal Tipe Outlet Gas Medis: Standar Jepang (JIS), Ohmeda, DISS, Chemetron, & DIN

Wall outlet JIS

Tabel Pembahasan

Oleh: Senior Biomedical Engineer NodeMedic

Kategori: Instrumen Medis & Pengadaan | Updated: Januari 2026

Pernahkah Anda mengalami kejadian ini? Bagian Purchasing sudah membeli puluhan unit Flowmeter Oksigen baru yang mahal, namun saat sampai di ruang rawat, barang tersebut tidak bisa dipakai. Masalahnya sepele tapi fatal: Colokannya tidak masuk.

Dalam dunia gas medis, “lubang colokan” di dinding ini disebut Wall Outlet atau Terminal Unit. Outlet ini biasanya tertanam di dinding atau panel Bedhead Unit di kamar pasien.

[BACA JUGA: Tips Memilih Bedhead Unit: Desain Modern & Integrasi Nurse Call]

Masalah kompatibilitas ini terjadi karena setiap negara memiliki standar desain yang berbeda. Tujuannya adalah keamanan (Safety), yaitu mencegah Cross-Connection atau gas tertukar. Konektor Oksigen dibuat berbeda bentuknya dengan Vakum atau N2O, agar perawat tidak salah colok dalam kondisi panik.

Sebagai panduan agar Anda tidak salah beli adaptor, berikut adalah identifikasi visual jenis outlet gas medis yang paling umum beredar di Rumah Sakit Indonesia.


1. Standar Jepang / Asia (JIS – Japanese Industrial Standard)

Wall outlet JIS

Ini adalah “Raja”-nya outlet di Indonesia. Hampir 90% Rumah Sakit Pemerintah (RSUD/RSUP) menggunakan standar ini karena historis bantuan Jepang dan ketersediaan barang yang melimpah.

  • Ciri Fisik: Menggunakan sistem Quick Connect (Colok langsung bunyi ‘klik’). Adaptornya (Jack) berbentuk seperti “Pentil” logam dengan alur di ujungnya.
  • Cara Pakai: Dorong adaptor lurus ke dalam untuk mengunci. Untuk melepas, tekan ring luar pada outlet.
  • Kelebihan: Harga paling ekonomis, sparepart (seal karet) sangat mudah ditemukan di pasaran lokal, dan penggunaan mudah.

2. Standar Amerika (Ohmeda & Chemetron)

Standar outlet oksigen tipe Amerika sering ditemukan di RS Swasta lama, RS Pertamina, atau RS yang berafiliasi dengan standar USA. Ada dua varian utama:

A. Ohmeda (Diamond Style)

Wall Outlet OHMEDA
  • Ciri Fisik: Sangat mudah dikenali. Adaptornya memiliki plat logam berbentuk Belah Ketupat (Diamond)atau seperti layang-layang.
  • Cara Pakai: Masukkan dan dorong. Untuk melepas, tekan tombol/tombol release di bagian atas outlet.

B. Chemetron

  • Ciri Fisik: Adaptor berbentuk silinder dengan dua “kuping” pengunci kecil di samping, atau sering berbentuk kotak/bulat tergantung seri.
  • Cara Pakai: Sistem Latch Release. Seringkali memerlukan sedikit putaran atau tekanan pada tuas samping untuk melepas.

3. Standar Amerika (DISS – Diameter Index Safety System)

DISS adalah standar keselamatan tertinggi (Gold Standard) untuk koneksi gas medis, namun kurang praktis untuk pemakaian harian di ruang rawat biasa.

  • Ciri Fisik: Tidak menggunakan sistem colok (Quick Connect), melainkan sistem Screw/Ulir (Drat). Adaptornya memiliki “mur” yang harus diputar seperti memasang baut.
  • Kelebihan: Koneksi sangat kuat, anti-goyang, dan hampir mustahil bocor atau copot tidak sengaja.
  • Penggunaan: Sangat populer di Ruang Operasi (OK) dan ICU untuk koneksi ke Mesin Anestesi atau Ventilator yang butuh kestabilan tinggi.
  • Kekurangan: Ribet. Butuh waktu untuk memutar ulir saat pasang-copot.

4. Standar Eropa (DIN & CIG)

Jika Anda masuk ke Rumah Sakit Internasional atau RS baru dengan investasi asing (biasanya Eropa), Anda mungkin menemukan tipe ini.

  • DIN (Jerman): Bentuknya besar, kokoh, dan sangat presisi. Adaptornya memiliki batang panjang dengan desain probe yang spesifik. Terkenal sangat awet namun harganya mahal.
  • CIG (Australia): Menggunakan sistem putar unik (Twist Lock). Adaptor dimasukkan lalu diputar untuk mengunci.

Tips Memilih untuk RS Baru (Standardisasi)

Bagi Anda yang sedang membangun RS baru atau merenovasi gedung, satu aturan emas yang harus dipegang: Standardisasi.

Jangan pernah mencampur aduk tipe outlet dalam satu rumah sakit (Misal: IGD pakai JIS, tapi ICU pakai Ohmeda). Ini sangat berbahaya saat darurat karena alat transfer pasien menjadi tidak kompatibel.

Jika RS Anda berada di Indonesia, Tipe JIS adalah pilihan paling rasional, aman, dan ekonomis karena dukungan purna jualnya paling kuat di sini.

PANDUAN HARGA:

Tipe JIS biasanya jauh lebih murah dibanding tipe DISS atau Ohmeda. Seberapa besar selisih harganya dalam RAB?

[BACA JUGA: Panduan Menyusun RAB Instalasi Gas Medis: Bedah Biaya Material vs Jasa]


Masalah Umum: Kebocoran & Sparepart

Apapun tipe outlet yang Anda pilih—mau JIS yang murah atau DIN yang mahal—musuh utamanya tetap satu: Seal Karet Getas.

Setiap tipe outlet punya “penyakit” khasnya sendiri. Misal, tipe JIS sering bocor di Check Valve karena per-nya lemah, sementara tipe Ohmeda sering macet di tombol release-nya. Pastikan Anda memiliki stok Cassette Assembly atau O-Ring cadangan yang sesuai tipe outletnya.

PERBAIKAN:

Outlet Anda bocor mendesis? Jangan panik dan jangan langsung ganti baru. Pelajari cara mengganti seal-nya di sini.

[BACA JUGA: Solusi Mengatasi Outlet Gas Medis Bocor & Tekanan Drop]


Kesimpulan

Mengetahui jenis outlet gas medis di fasilitas Anda adalah pengetahuan dasar bagi tim pengadaan dan teknisi. Jangan sampai salah menyebut nama saat memesan Flowmeter, Humidifier, atau Suction Regulator.

Butuh Pengadaan Outlet atau Adaptor?

NodeMedic menyediakan stok lengkap untuk semua jenis outlet (JIS, Ohmeda, CIG. DISS, Chemetron, DIN) beserta adaptor dan sparepart-nya. Kami jamin kompatibilitas 100% dengan instalasi eksisting Anda.

HUBUNGI KAMI UNTUK AUDIT SISTEM GAS MEDIS ➔

Telp : +62 81214880612
WA : 081214880612
Web : https://nodemedic.com

Bagikan Artikel