Standar Brazing Pipa Medis: Teknik Nitrogen Purging Anti-Kerak (ASSE 6010)

Las Perak
teknik brazing pipa medis, nitrogen purging
Tabel Pembahasan

Selama 20 tahun saya memegang senter inspeksi, memanjat plafon, dan merangkak di shaft mekanikal rumah sakit, kalimat pembelaan yang paling sering saya dengar dari kontraktor yang gagal uji adalah: “Ah, sama saja Pak, yang penting dari luar rapi dan nggak bocor.”

Dengar baik-baik: Dalam dunia instalasi gas medis, “Tidak Bocor” saja TIDAK CUKUP.

Pipa tembaga bisa saja terlihat mengkilap sempurna dari luar, namun di dalamnya mungkin penuh dengan arang dan kerak hitam (Black Scale) yang siap membunuh pasien di ruang ICU. Ini ibarat pembuluh darah arteri yang terlihat mulus dari luar, tapi di dalamnya tersumbat kolesterol mematikan.

Inilah mengapa standar ASSE 6010 (Professional Qualification Standard for Medical Gas Systems Installers) dan Permenkes RI sangat ketat membedakan antara “Tukang Las Pagar” dengan “Installatur Gas Medis Bersertifikat”.

Artikel ini adalah instruksi teknis tanpa kompromi mengenai teknik brazing pipa medis yang benar menggunakan prosedur nitrogen purging. Jika Anda adalah teknisi, simpan artikel ini sebagai kitab kerja. Jika Anda Direktur RS, jadikan ini standar audit Anda.

BACA JUGA : Panduan Lengkap Sistem Instalasi Gas Medis: Regulasi, Komponen, dan Standar Keselamatan Instalasi

visualisasi standar  instalasi gas medis pengelasan pipa gas medis
visualisasi-SOP-Brazing-nodemedic

1. Soldering vs. Brazing: Pahami Perbedaannya

Banyak teknisi pemula menyamakan menyambung pipa air panas dengan instalasi gas medis. Ini kesalahan fatal pertama.

  • Soldering (Patri Lunak): Proses penyambungan di bawah suhu 450°C, biasanya menggunakan timah.
    • Status: DILARANG KERAS untuk pipa gas medis.
    • Alasan: Sambungan solder tidak memiliki kekuatan mekanis untuk menahan getaran dan tekanan tinggi. Dalam kasus kebakaran gedung, sambungan solder akan meleleh seketika, menyebabkan kebocoran gas oksigen yang memicu ledakan masif.
  • Brazing (Las Perak/Patri Keras): Proses penyambungan di atas suhu 450°C (biasanya 700°C – 800°C).
    • Status: WAJIB untuk seluruh instalasi gas medis berbahan tembaga.
    • Alasan: Pada proses ini, filler metal berdifusi ke dalam pori-pori tembaga dasar, menciptakan sambungan yang kekuatannya setara atau bahkan lebih kuat dari pipa itu sendiri. Pastikan pipa yang Anda las adalah tipe yang benar.

BACA JUGA : Spesifikasi Pipa Tembaga ASTM B819 Type L & Kesesuaian dengan SNI ISO 7396-1

2. Musuh Utama: Oksidasi (Cupric Oxide)

Apa yang terjadi jika Anda menerapkan teknik brazing pipa medis hingga suhu 800°C di udara terbuka? Tembaga akan bereaksi dengan Oksigen di udara membentuk Cupric Oxide (CuO). Dari luar, pipa terlihat menghitam dan bisa diamplas.

Tapi, bagaimana dengan BAGIAN DALAM pipa? Di dalam pipa yang tertutup, oksigen yang terperangkap juga bereaksi dengan panas, memanggang dinding dalam pipa menjadi lapisan Kerak Hitam (Black Scale). Karena bagian dalam tidak bisa diamplas, kerak ini akan tetap di sana.

The Horror Story (Dampak Klinis): Saat sistem dialiri gas bertekanan, kerak ini akan rontok dan:

  1. Menyumbat filter outlet dan sensor alarm.
  2. Masuk ke mesin anestesi mahal, merusak katup presisi.
  3. Fatal: Partikel mikro masuk ke paru-paru pasien ventilator (Risiko Emboli). Pelajari bahayanya di [Link ke Artikel Cluster: Bahaya Kerak Oksida].

3. Solusi Wajib: Nitrogen Purging

Satu-satunya cara mencegah kerak dalam teknik brazing pipa medis adalah dengan menghilangkan elemen Oksigen dari dalam pipa saat pemanasan. Kita melakukan ini dengan prosedur nitrogen purging.

Definisi: Mengalirkan gas Nitrogen (Inert Gas) bertekanan rendah ke dalam pipa untuk mendesak oksigen keluar sepenuhnya sebelum, selama, dan sesudah proses pengelasan.

4. Material & Alat (Koreksi Penting!)

Jangan mengaku profesional jika alat tempur Anda salah. Berikut adalah aturan material sesuai standar NFPA 99 yang sering dilanggar dalam proyek instalasi gas medis:

Filler Metal (Kawat Las)

Jangan samakan semua kawat perak!

  • Tembaga ke Tembaga: Gunakan kawat seri BCuP (Brazing Copper Phosphorus, misal BCuP-5). Fosfor di dalamnya berfungsi sebagai flux alami.
  • Tembaga ke Kuningan/Valve: Gunakan kawat seri BAg (Silver Alloy tanpa Fosfor, misal BAg-5).

Aturan Flux (Pasta Las)

Ini aturan yang sering dilanggar teknisi AC yang beralih ke Medis:

  • Tembaga ke Tembaga: HARAM MENGGUNAKAN FLUX. Residu flux bersifat korosif dan akan memakan pipa dari dalam. Kawat BCuP sudah cukup.
  • Tembaga ke Kuningan: WAJIB menggunakan flux, tapi hanya oleskan tipis di bagian luar male adapter. Hati-hati jangan sampai flux masuk ke dalam jalur gas.

5. Step-by-Step Guide: SOP Lapangan ASSE 6010

Ikuti prosedur nitrogen purging ini untuk hasil standar internasional:

Langkah 1: Pemotongan (Cutting) Gunakan Tube Cutter (pemotong roda). Dilarang: Menggunakan gergaji besi (hacksaw). Serbuk gergaji akan masuk ke pipa dan sulit dibersihkan, serta potongan tidak rata.

Langkah 2: Reaming & Deburring Setelah dipotong, ujung pipa akan tajam melengkung ke dalam. Gunakan alat Reamer untuk mengikir ujung ini agar aliran gas tidak turbulen (bising) dan diameter pipa tetap penuh.

Langkah 3: Cleaning (Pembersihan) Gunakan Abrasive Pad (Scotch-Brite). Gosok ujung pipa dan bagian dalam fitting sampai mengkilap cerah. Brazing tidak akan menempel pada permukaan berminyak.

Langkah 4: Setup Purging & Oxygen Analyzer (CRITICAL) Pasang selang Nitrogen. Tutup ujung pipa dengan plug (sisakan lubang exhaust).

  • Upgrade Standar: Jangan dikira-kira. Gunakan Oxygen Analyzer pada lubang buang.
  • Lakukan Pre-Purge hingga alat menunjukkan kadar oksigen < 1% (atau < 1000 ppm). Baru nyalakan api.

Langkah 5: Pemanasan & Brazing (During-Purge) Saat api menyala, JANGAN MATIKAN NITROGEN. Kecilkan aliran (Low Flow).

  • Aturan Flow: Jaga aliran di 2 – 5 SCFH.
  • Aliran ini cukup untuk menjaga tekanan positif (mencegah oksigen luar masuk), tapi tidak membuat sambungan las meletup (pinhole).

Langkah 6: Pendinginan & Larangan Quenching Setelah api mati, biarkan Nitrogen terus mengalir (Post-Purge) sampai pipa cukup dingin disentuh tangan.

  • PERINGATAN: DILARANG menyiram sambungan panas dengan air atau lap basah (Quenching). Perubahan suhu drastis menyebabkan retak mikro (micro-cracking) pada sambungan instalasi gas medis Anda.

6. The “Cut & Exam” Test: Tantangan Kualitas

Sebagai Manajemen RS atau Pengawas, bagaimana Anda tahu kontraktor melakukan Nitrogen Purging dengan benar?

Lakukan Uji Petik (Random Sampling). Minta kontraktor memotong satu sambungan yang sudah jadi secara acak. Belah sambungan tersebut dan lihat bagian dalamnya.

Pelajari: Uji Fungsi, Cross Connection, dan Sertifikasi SLO ➔

Fitur VisualBrazing DENGAN Nitrogen (Benar)Brazing TANPA Nitrogen (Salah)
Dinding DalamBersih, warna oranye tembaga asliHitam legam, penuh lapisan arang
Kondisi SambunganPerak mengalir rataPerak seringkali tidak rata (terhalang oksidasi)
Risiko MedisAman (Zero Contaminant)Sangat Berbahaya (Risiko Emboli/Sumbatan)
Status AuditLULUS (PASS)GAGAL (FAIL) – BONGKAR ULANG

Tahap Selanjutnya: Setelah instalasi fisik selesai, sistem harus melalui uji ketat.

7. Kesimpulan: No Purge = No Pay

Dalam standar NodeMedic, kami memegang prinsip: “No Nitrogen Purge, No Pay.” Kami tidak mentolerir satu sambungan pun dalam instalasi gas medis yang dikerjakan tanpa aliran Nitrogen. Prosedur ini memang memakan waktu dan gas Nitrogen, namun itulah harga yang harus dibayar untuk Keselamatan Nyawa Pasien.

Bagi teknisi: Jangan ambil jalan pintas. Kerak hitam yang Anda tinggalkan hari ini bisa mencelakakan pasien tahun depan. Bagi Pemilik RS: Pastikan Anda memilih kontraktor yang menguasai teknik brazing pipa medis sesuai sertifikasi ASSE 6010.

Apakah instalasi gas medis di RS Anda dikerjakan dengan benar? Jika Anda ragu, NodeMedic siap melakukan audit saluran pipa untuk melihat kondisi internal jaringan pipa Anda dengan kamera inspeksi.

KONSULTASI TEKNIS & AUDIT PIPA BERSAMA NODEMEDIC ➔

Telp : +62 81214880612
WA : 081214880612
Web : https://nodemedic.com

Instalasi Gas Medis Seluruh Indonesia – 7 Wilayah

🌏 Wilayah Sumatera: Kami melayani instalasi gas medis di Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Bengkulu, Jambi, Banda Aceh, Batam, dan Lampung.

🏝️ Wilayah Jawa & Bali: Tersedia di Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Bekasi, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan Denpasar.

🌴 Wilayah Kalimantan: Siap melayani Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Palangkaraya, dan IKN Nusantara.

⛵ Wilayah Sulawesi: Tersedia di Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, dan Bitung.

🏔️ Wilayah Nusa Tenggara: Melayani Mataram, Kupang, Bima, dan Labuan Bajo.

🗿 Wilayah Maluku: Tersedia di Ambon, Ternate, dan Halmahera.

🦋 Wilayah Papua: Siap diterbangkan ke Jayapura, Sorong, Merauke, dan Biak.

📞 Konsultasi gratis: Hubungi tim kami untuk instalasi gas medis di wilayah Anda. Garansi resmi dan teknisi berpengalaman!

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Solusi continuous cooking dapur komersial: Penerapan automatic changeover regulator (ACO) untuk memindahkan aliran gas otomatis tanpa mematikan api kompor saat tabung habis.
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Oleh: Senior Kitchen Utility Specialist & Professional Chef Consultant NodeMedic Ada satu skenario...
Read More
Vitalitas Oksigen Medis Rumah Sakit: Infrastruktur Aman Cegah Risiko Ledakan
Tabung Oksigen
Vitalitas Oksigen Medis Rumah Sakit: Infrastruktur Aman Cegah Risiko Ledakan
Oleh: Senior Hospital Safety & Infrastructure Consultant – NodeMedic Pasca-pandemi COVID-19, kata...
Read More
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
tameng anti ledakan
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
Oleh: Senior Combustion Engineer & Fire Safety Specialist NodeMedic Tahukah Anda seberapa cepat...
Read More
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
standar instalasi gas medis
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
Oleh: Konsultan Akreditasi & Legal Nodemedic Kategori: Regulasi & Hukum Kesehatan | Updated:...
Read More
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Desain arsitektur gas house standar NFPA 58 dengan konstruksi ventilasi bawah louver, atap ringan rangka baja, dan lantai kerja anti-spark untuk penyimpanan tabung LPG aman.
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Oleh: Senior Civil Engineer & HSE Specialist NodeMedic Dalam dunia konstruksi utilitas, Gas House...
Read More
Tubing Gas Laboratorium: Mengapa Wajib Stainless Steel 316L (Bukan Tembaga)?
perbandingan tubin menggunakan stainles dan tembaga
Tubing Gas Laboratorium: Mengapa Wajib Stainless Steel 316L (Bukan Tembaga)?
Oleh: Senior Material Engineer NodeMedic Dalam proyek pembangunan laboratorium baru, seringkali terjadi...
Read More
Instalasi Gas Pada Fasilitas Cyclotron Produksi Radiofarmaka
PHOTO-2024-06-04-08-07-06
Instalasi Gas Pada Fasilitas Cyclotron Produksi Radiofarmaka
Taukah anda mengenai Instalasi Gas Fasilitas Cyclotron ? Pada artikel ini Nodemedic akan memberikan info...
Read More