Persyaratan Instalasi Gas Carrier untuk Gas Chromatography (GC): Wajib Pakai Trap?

syarat instalasi gas Chromatography
Tabel Pembahasan

Oleh: Senior Analytical Chemist & Gas Infrastructure Specialist NodeMedic

Mari bicara jujur tentang biaya operasional laboratorium. Sebuah kolom kapiler (capillary column) GC standar (misalnya tipe HP-5ms atau DB-Wax) berharga antara 5 hingga 10 juta rupiah. Kolom khusus bisa jauh lebih mahal.

Namun, saya sering melihat kolom semahal ini mengalami degradasi performa (Bleeding) hanya dalam waktu 3 bulan pemakaian. Padahal, jika dirawat dengan benar, kolom bisa bertahan 1-2 tahun.

Apa penyebab utamanya? Gas Carrier yang Kotor.

Banyak analis beranggapan bahwa membeli tabung gas untuk gc dengan grade UHP (Ultra High Purity99.999%) sudah cukup. Faktanya, gas murni di tabung bisa terkontaminasi oleh udara dan uap air saat melewati regulator, sambungan pipa, atau saat penggantian tabung.

GC membutuhkan sistem distribusi gas yang jauh lebih ketat daripada lab kimia biasa. Tanpa sistem filtrasi yang tepat, Anda sedang “meracuni” instrumen Anda perlahan-lahan.

[BACA JUGA: Panduan Lengkap Sistem Gas Sentral Laboratorium: A-Z Desain & Instalasi]

Artikel ini akan membedah persyaratan teknis instalasi gas chromatography, khususnya mengapa penggunaan Moisture Trap dan Oxygen Trap adalah hukum wajib, bukan sunnah.

gas carrier untuk Chromatography wajib pakai Trap

Musuh Utama Gas Carrier: Oksigen & Air

Dalam kromatografi gas, Carrier Gas (Helium, Hidrogen, atau Nitrogen) berfungsi sebagai fase gerak yang inert. Jika gas ini mengandung “penumpang gelap” (kontaminan), reaksi kimia akan terjadi di dalam kolom yang panas.

1. Oksigen (O2) = Oksidasi Fase Diam

Oksigen adalah musuh nomor satu kolom kapiler, terutama kolom dengan fase diam polar (seperti PEG/Wax).

  • Saat oven GC dipanaskan (suhu > 100°C), oksigen yang lolos akan bereaksi dengan fase diam polimer.
  • Akibatnya: Terjadi kerusakan struktur kimia fase diam (Stationary Phase degradation).
  • Gejala: Baseline naik drastis (rising baseline), muncul noise tinggi, dan umur kolom memendek drastis.

2. Uap Air (H2O/Moisture) = Hidrolisis

Kelembapan dapat menyebabkan hidrolisis pada fase diam berbasis Siloxane. Selain merusak kolom, air juga merusak detektor sensitif.

  • Detektor ECD (Electron Capture Detector): Sangat sensitif terhadap air, menyebabkan noise yang parah.
  • Detektor MS (Mass Spectrometry): Air akan terlihat di spektrum m/z 18 dan mengganggu vakum.

3. Hidrokarbon = Ghost Peaks

Residu oli dari kompresor atau regulator kotor dapat masuk ke jalur gas.

  • Gejala: Muncul puncak-puncak “hantu” (Ghost Peaks) yang tidak dikenal pada kromatogram, mengganggu integrasi data target.
musuh utama gas carrier adalah oksigen dan air

Solusi Pertahanan: Gas Trap System

Untuk memblokir musuh-musuh di atas, Anda memerlukan sistem pertahanan berlapis yang disebut Gas Trapatau Gas Purification System.

  1. Moisture Trap:
    Biasanya berisi bahan desikan seperti Molecular Sieve 5A atau Silika Gel. Fungsinya menyerap molekul air hingga level < 0.1 ppm.
  2. Oxygen Trap:
    Berisi bahan katalis logam aktif yang memiliki afinitas sangat tinggi terhadap oksigen. Oxygen trap gas chromatography mampu menurunkan kadar O2 dari tabung gas UHP hingga di bawah 50 ppb (parts per billion).
  3. Hydrocarbon Trap:
    Berisi Activated Charcoal (Arang Aktif) untuk menyerap residu organik.

Aturan Emas Instalasi Trap (Installation Rules)

Memiliki trap saja tidak cukup. Pemasangan yang salah justru bisa merusak trap itu sendiri. Berikut adalah Best Practice instalasi dari NodeMedic:

1. Urutan Pemasangan (Sequence)

Urutan tidak boleh dibalik!

GAS FLOW ➔ Moisture Trap ➔ Hydrocarbon Trap ➔ Oxygen Trap ➔ INSTRUMEN GC

Mengapa?

  • Moisture Trap harus di depan untuk melindungi komponen lain.
  • Oxygen Trap sangat rentan terhadap air. Jika uap air masuk ke Oxygen Trap, kapasitas penyerapannya akan jenuh seketika dan bahan aktifnya rusak. Jadi, keringkan dulu gasnya, baru buang oksigennya.

2. Posisi Pemasangan

  • Trap harus dipasang Vertikal (tegak lurus). Jika dipasang horizontal, media butiran di dalamnya bisa turun (mengendap) dan membentuk celah (channeling) di bagian atas, sehingga gas lewat tanpa tersaring.
  • Pasang trap sedekat mungkin dengan inlet GC (maksimal 2 meter).
  • Trap sebaiknya dipasang SETELAH Point of Use (POU) Regulator untuk melindungi media filter dari tekanan kejut (shock pressure) saat tabung dibuka.

[BACA JUGA: Mengenal Regulator Gas Laboratorium: Two-Stage vs Point of Use]

3. Koneksi Tubing Setelah Trap

Ini kesalahan paling umum: Sudah pasang trap mahal, tapi koneksi setelahnya menggunakan pipa tembaga kotor atau selang teflon biasa.

Setelah gas dimurnikan oleh trap, gas tersebut sangat “lapar” dan mudah terkontaminasi kembali. Gunakan hanya Tubing Stainless Steel 316L yang sudah dibersihkan (pre-cleaned) untuk menyambungkan trap ke inlet GC.

[BACA JUGA: Tubing Gas Laboratorium: Mengapa Wajib Stainless Steel 316L (Bukan Tembaga)?]

Indikator Kejenuhan (Maintenance)

Bagaimana kita tahu trap sudah penuh/jenuh?

Gunakanlah Indicating Trap (Trap dengan indikator warna).

  • Oxygen Trap: Biasanya berubah warna dari Hijau terang (Aktif) menjadi Abu-abu/Hitam (Jenuh Oksigen).
  • Moisture Trap: Berubah dari Biru/Hijau menjadi Merah muda/Kuning saat basah.

Aturan Ganti: Jangan tunggu sampai warna berubah 100% sampai ujung. Ganti trap segera saat perubahan warna mencapai 75% dari panjang tabung kaca. Ini untuk mencegah fenomena breakthrough (kebocoran kontaminan).

Pastikan Anda menggunakan gas filter indikator berkualitas agar perubahan warna mudah diamati oleh teknisi.

Kesimpulan & Checklist

Membeli gas carrier helium UHP adalah kewajiban, namun memasang Trap System adalah “Polis Asuransi” bagi instrumen GC Anda. Biaya pembelian trap (sekitar 3-5 juta rupiah) jauh lebih murah dibandingkan harus mengganti kolom kapiler setiap 3 bulan atau kehilangan data riset akibat noise.

Checklist Instalasi GC NodeMedic:

  • Gas Carrier Grade UHP (99.999%).
  • Instalasi pipa full SS316L.
  • Moisture Trap terpasang (Posisi 1).
  • Oxygen Trap terpasang (Posisi Terakhir sebelum alat).
  • Tidak ada kebocoran (Leak Check dengan Helium Detector).

Apakah instalasi GC di laboratorium Anda sudah memenuhi standar di atas? Jika baseline kromatogram Anda masih tinggi, mungkin saatnya mengevaluasi sistem gas Anda.

NodeMedic menyediakan paket instalasi Gas Purification System lengkap (Trap + Bracket + Tubing).

[KONSULTASI & INSTALASI: Jasa Instalasi Gas Laboratorium Sentral: Standar UHP & Safety]

Telp : +62 81214880612
WA : 081214880612
Web : https://nodemedic.com

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya
Peran Penting Mencegah Pencemaran Lingkungan dalam Pengolahan Air Limbah
Instalasi Pengolahan air limbah Peran Penting Mencegah Pencemaran Lingkungan
Peran Penting Mencegah Pencemaran Lingkungan dalam Pengolahan Air Limbah
Peran Penting Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memiliki...
Read More
Begini Perbedaan Klinik Pratama dan Klinik Utama
Perbedaan Klinik Pratama dan Klinik Utama
Begini Perbedaan Klinik Pratama dan Klinik Utama
Perbedaan Klinik Pratama dan Klinik Utama Apa perbedaan klinik pratama dan utama itu? Sekilas, keduanya...
Read More
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Solusi continuous cooking dapur komersial: Penerapan automatic changeover regulator (ACO) untuk memindahkan aliran gas otomatis tanpa mematikan api kompor saat tabung habis.
Solusi Gas Habis Saat Masak: Mengenal Sistem "Automatic Changeover" Regulator
Oleh: Senior Kitchen Utility Specialist & Professional Chef Consultant NodeMedic Ada satu skenario...
Read More
Kapan Harus Menggunakan Tabung Oksigen?
Tabung Oksigen
Kapan Harus Menggunakan Tabung Oksigen?
Pasca pandemic covid-19, masyarakat Indonesia mulai familiar dengan tabung oksigen. Memangnya kapan harus...
Read More
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
tameng anti ledakan
Fungsi Flashback Arrestor pada Instalasi Gas Hidrogen dan Asetilen: Tameng Terakhir Anti-Ledakan
Oleh: Senior Combustion Engineer & Fire Safety Specialist NodeMedic Tahukah Anda seberapa cepat...
Read More
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
standar instalasi gas medis
Kewajiban Prasarana Gas Medis Sesuai Undang Undang No. 44/2009 & Permenkes No. 4/2016
Oleh: Konsultan Akreditasi & Legal Nodemedic Kategori: Regulasi & Hukum Kesehatan | Updated:...
Read More
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Desain arsitektur gas house standar NFPA 58 dengan konstruksi ventilasi bawah louver, atap ringan rangka baja, dan lantai kerja anti-spark untuk penyimpanan tabung LPG aman.
Desain Gas House yang Aman: Ventilasi, Jarak Aman, dan SOP Penyimpanan Tabung
Oleh: Senior Civil Engineer & HSE Specialist NodeMedic Dalam dunia konstruksi utilitas, Gas House...
Read More