Oleh: Senior Medical Gas Pipeline Engineer NodeMedic
Pipa tembaga ASTM B819 Perumpamaan seperti Rumah Sakit adalah tubuh manusia, maka instalasi pipa gas medis adalah pembuluh darahnya. Pembuluh darah ini mengalirkan “nyawa” (Oksigen) ke seluruh organ vital. Bayangkan jika pembuluh darah tersebut kotor, mengandung racun, atau rapuh. Pasien tidak mati karena penyakitnya, melainkan mati karena infrastruktur yang seharusnya menyelamatkannya.
Selama 15 tahun melakukan audit infrastruktur di berbagai Rumah Sakit di Indonesia, saya menemukan satu fakta lapangan yang mengerikan: Masih banyak kontraktor yang menggunakan Pipa AC (Refrigerant) untuk instalasi gas medis demi memangkas biaya.
Praktik “suntik spesifikasi” ini bukan sekadar kecurangan anggaran. Ini adalah bom waktu.Artikel ini akan membedah secara teknis mengapa pipa tembaga ASTM B819 adalah harga mati yang tidak bisa ditawar, perbedaan krusial antara Type L dan Type K, serta bagaimana kesesuaiannya dengan standar nasional SNI ISO 7396-1.
Apa Itu ASTM B819? (The Gold Standard)
Dalam dokumen tender atau Rencana Kerja dan Syarat (RKS), Anda mungkin sering melihat kode ini: ASTM B819. Tapi, apakah Anda benar-benar tahu apa artinya?

pipa tembaga ASTM B819 adalah Standard Specification for Seamless Copper Tube for Medical Gas Systems yang diterbitkan oleh American Society for Testing and Materials. Ini adalah standar global yang diadopsi oleh NFPA 99 dan dirujuk oleh Permenkes RI.
Ada dua kata kunci vital dalam definisi tersebut:
1. Seamless (Tanpa Sambungan)
Pipa ASTM B819 diproduksi dengan metode ekstrusi (extrued), bukan pelat yang digulung lalu dilas.
Kenapa Penting? Pipa seamless memiliki kekuatan tarik (Tensile Strength) yang merata di seluruh permukaan dinding pipa. Tidak ada titik lemah bekas las-lasan (welding seam) yang berpotensi pecah saat diberi tekanan tinggi (terutama untuk jalur Nitrogen dan Tool air 10 Bar).
2. Degreasing (Pembersihan Oli/Lemak)
Ini adalah “Jantung” dari perbedaan pipa medis dengan pipa lainnya. Dalam proses penarikan pipa tembaga di pabrik, mesin menggunakan oli pelumas (drawing oil). Pada pipa biasa (Pipa AC/Air), sisa oli ini dibiarkan menempel di dinding dalam pipa.
Namun, pada standar pipa tembaga ASTM B819 ,wajib melalui proses pencucian kimia khusus (Special Cleaning) untuk meluruhkan seluruh residu oli, lemak, dan karbon hingga mencapai batas residu internal maksimum 0.0035 g/ft² (gram per kaki persegi).
Baca Juga: Prosedur penyambungan pipa yang benar agar tetap bersih.
Standar Pengelasan Pipa Medis dengan Nitrogen Purging ➔
WARNING ⚠️ : Bahaya Pipa AC (ASTM B280) untuk Gas Medis
Mengapa saya sangat keras melarang penggunaan Pipa AC (ASTM B280) untuk pipa gas medis?
- Residu Oli Tinggi: Pipa AC memiliki toleransi sisa oli yang jauh lebih tinggi karena oli tersebut justru dibutuhkan untuk pelumasan kompresor freon.
- Reaksi Eksotermik: Jika Oksigen murni bertekanan tinggi bertemu dengan residu oli di dalam pipa AC, akan terjadi reaksi kimia yang disebut Adiabatic Compression Ignition. Ini bisa menyebabkan ledakan spontan di dalam pipa atau regulator.
- Keracunan Pasien: Residu oli yang menguap atau partikel karbon yang rontok dapat terhirup oleh pasien, menyebabkan Lipoid Pneumonia atau kerusakan paru permanen.
Ingat: Menggunakan Pipa AC untuk gas medis adalah Malpraktik Konstruksi.
Klasifikasi: pipa gas medis ASTM B819 Type L vs Type K
Dalam standar ASTM B819, pipa tembaga dibagi menjadi dua kelas berdasarkan ketebalan dindingnya (Wall Thickness). Sebagai pemilik proyek atau PPK, Anda harus jeli melihat ini agar tidak membayar harga Type K tapi mendapat barang Type L (atau sebaliknya).
1. ASTM B819 Type L (Medium Wall)
- Kode Warna: Biru (Blue Marking).
- Karakteristik: Ketebalan dinding menengah.
- Penggunaan: Ini adalah standar paling umum untuk instalasi pipa gas medis di dalam gedung (Indoor), baik di dalam plafon maupun dinding partisi. 90% instalasi RS menggunakan tipe ini.
2. Pipa gas medis ASTM B819 Type K (Heavy Wall)
- Kode Warna: Hijau (Green Marking).
- Karakteristik: Dinding paling tebal. Tahan terhadap tekanan sangat tinggi dan benturan fisik ekstrim.
- Penggunaan Wajib:
- Instalasi yang ditanam di dalam beton (Embedded).
- Instalasi bawah tanah (Underground) antar gedung.
- Jalur pipa utama (Main Line) berdiameter besar (di atas 2-3 inch) untuk faktor keamanan ekstra.
- Material Jalur sentral gas,
- Jalur Nitrogen tekanan tinggi (opsional, tapi disarankan).
Tips Budgeting: Harga pipa gas medis Type K bisa 30-50% lebih mahal dari Type L. Gunakan Type K hanya di lokasi yang diwajibkan regulasi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi keamanan.
Cek Regulasi Lengkap di sini ➔
Komparasi Maut: Pipa Medis (B819) vs Pipa AC (B280)
Agar Anda bisa membedakan dengan jelas saat inspeksi material di gudang proyek (Material on Site), perhatikan tabel perbandingan Head-to-Head berikut:
| Fitur Spesifikasi | Pipa Medis (ASTM B819) | Pipa AC / Refrigerant (ASTM B280) |
| Batas Residu Oli | Maks 0.0035 g/ft² (Sangat Bersih) | Maks 0.0035 g/ft² (Namun seringkali lebih tinggi di prakteknya karena toleransi pelumas) |
| Proses Pembersihan | Wajib Degreasing & Purging | Tidak Wajib Degreasing Total |
| End Caps (Tutup Ujung) | WAJIB ADA (Segel Pabrik) | Opsional (Sering terbuka) |
| Marking Tinta | Hijau (Type K) atau Biru (Type L) | Biasanya Hitam atau Merah |
| Eddy Current Test | Wajib (Deteksi cacat mikro) | Wajib |
| Peruntukan | Oksigen & Gas Medis Lain | Freon / Refrigerant |
| Risiko Ledakan O2 | Rendah (Safe) | TINGGI (Danger) |
Kesesuaian dengan SNI ISO 7396-1
Di Indonesia, acuan teknis tertinggi saat ini adalah SNI ISO 7396-1:2022 (Sistem perpipaan gas medik). Standar ini mengadopsi penuh standar ISO internasional.
Bagaimana Pipa ASTM B819 menjawab persyaratan standar pipa sni iso 7396-1?
- Kompatibilitas Material (Klausul 4.2): SNI ISO 7396-1 mensyaratkan material pipa harus tahan korosi dan tidak bereaksi dengan gas yang dialirkan. Tembaga murni (Copper >99.9%) pada ASTM B819 memenuhi syarat ini karena sifatnya yang anti-karat dan antimikroba alami.
- Kebersihan (Klausul 4.3): ISO mensyaratkan kompatibilitas dengan oksigen (Oxygen Compatibility). Proses degreasing pada ASTM B819 menjamin kepatuhan terhadap klausul ini.
- Fittings (Sambungan Pipa): Ini poin krusial. SNI ISO 7396-1 melarang penggunaan sambungan yang bisa melemahkan struktur atau memicu kebocoran.
- WAJIB: Menggunakan Wrought Copper Fittings sesuai standar ASTM B16.22. Fitting ini mulus, tipis, dan memiliki kapilaritas tinggi agar perak las bisa masuk sempurna.
- DILARANG: Menggunakan Cast Bronze Fittings (kuningan cor) atau sambungan ulir (threaded) di dalam dinding tertutup. Sambungan ulir hanya boleh di area yang bisa diakses (seperti di Zone Valve Box).
Terkait Keamanan: Pastikan sambungan pipa terpantau dengan sistem alarm yang benar.
Pelajari Fungsi Alarm Gas Medis ➔
Cara Identifikasi di Lapangan (Tips Auditor)
Sebagai Direktur atau PPK, Anda tidak perlu menjadi ahli metalurgi untuk mendeteksi kecurangan. Cukup lakukan 3 Langkah Audit Visual ini saat material pipa tiba di proyek:
1. Cek “Ink Marking” (Cap Tinta)
Setiap batang pipa tembaga asli pasti memiliki cetakan tinta di sepanjang badannya. Cari kode berikut:
- Nama Pabrikan / Merk.
- Negara Pembuat (Origin).
- Ukuran Pipa.
- “ASTM B819” (Wajib ada kode ini).
- “TYPE L” (Warna Biru) atau “TYPE K” (Warna Hijau).
- Seringkali ada tulisan “OXY”, “MED”, “OXY/MED”, atau “ACR/MED”.
Jika tulisan hanya ASTM B280 atau tidak ada tulisan B819 sama sekali, TOLAK BARANG TERSEBUT.
2. Inspeksi “End Caps” (Tutup Ujung)
Pipa gas medis B819 diproduksi dalam kondisi bersih steril dan langsung ditutup ujungnya dengan dop plastik (biasanya warna kuning, hitam, atau biru) di pabrik.
- Jika pipa datang dalam kondisi ujung terbuka (bolong) tanpa tutup, artinya udara kotor, debu proyek, dan serangga sudah masuk. Pipa tersebut sudah terkontaminasi.
3. Uji Usap (Wipe Test)
Minta teknisi memotong sedikit sampel pipa. Ambil kain putih bersih atau tisu, lalu usap bagian dalam dinding pipa.
- Pipa Medis B819: Kain tetap putih bersih.
Pipa AC/Palsu: Kain akan menghitam (residu karbon/oli) atau berminyak.
Hemat di Pipa, Rugi di Nyawa
Memilih pipa tembaga astm b819 bukanlah opsi peningkatan spesifikasi (upgrade), melainkan standar minimal keselamatan (Baseline Safety). Perbedaan harga antara pipa medis dan pipa AC mungkin terlihat menggiurkan dalam RAB, namun risiko ledakan dan kematian pasien adalah biaya yang tidak sanggup dibayar oleh Rumah Sakit manapun.
Jangan biarkan infrastruktur vital RS Anda dibangun di atas material yang salah.
NodeMedic berkomitmen hanya menggunakan material ASTM B819 Type L/K Original dengan sertifikat pabrik (Mill Certificate) yang dapat divalidasi. Kami tidak main-main dengan nyawa pasien.
Apakah Anda yakin material yang terpasang di RS Anda sudah sesuai standar?
JADWALKAN INSPEKSI MATERIAL & AUDIT PIPA BERSAMA NODEMEDIC ➔
Telp : +62 81214880612
WA : 081214880612
Web : https://nodemedic.com







